Dan topic yang beliau bahasa dalam kelas
kapita selekta kali ini, adalah dualitas media social dan media bisnis. Dimana media
social tidak murni digunakan untuk
kegiatan interaksi social atau kegiatan yang berhubungan dengan sosialisasi,
beliau mengatakan secara terselubung media social sudah di setting atau di
koordinasikan untuk “Bisnis Semata”. dimana
adanya kaum capitalism yang memata-matai kita semua dengan media social, yang digunakan oleh kaum capitalism
dalam meluncurkan strategi untuk berjualan. Karena menurut beliau media social telah
masuk keruang pribadi kita semua, dan dia memberikan sedikit gambaran yaitu
facebook dan google:
-facebook
sudah seperti suadara kita kenapa? karena dia itu tau semua hal tentang kita, dari
awal kita telah membuat akun facebook itu sendiri. dan kita secara tidak sadar
telah mengunggah data pribadi kita, yang diam-diam mereka membuat catatan dan
merekam semua aktivitas kita di dalam facebook itu. contoh nya pada saat kita
meng shere video yang menunjukan kesukaan kita terhadap olahraga tertentu katakana
lah futsal maka mereka akan mempunyai data kita sebagai orang yang menyukai
olahraga fulsal yang dapat digunakan untuk berjualan sepatu futsal, bola, baju
DLL. Bisa bayangkan 1,23 miliar adalah penguna facebook, 58% nya adalah penguna
aktif yang mengakses nya setiap hari, dan 50% yang mengunakan prangkat smart
phone. Yang secara tidak langsung kaum capitalism diuntungkan dari segala data
yang mereka punya.
-google
yang lebih mirip seperti tetangga kita, yang jika kita membutuhkan kita dapat
berinteraksi dengan dia. sistemnya mirip-mirip dengan facebook tetapi google
ini lebih sepesipik lagi karena kita langsung menuliskan keyword yang kita
butuhkan. dan lagi-lagi lagi media google ini diam-diam merekam dan mencatat
segala aktivitas yang kita lakukan di google ini, yang berujung kaum capitalism
lah yang paling di untungkan dalam proses ini. Oke kita ambil contoh, pebedaan
google dan doctor:
-doctor : pasien konsultasi dan doctor
memberikan solusi putus sampai disana hubungan yang terjadi antara pasien dan
doctor.
-google : kita mengshere data personal
kita seperti penyakit yang sedang kita derita dan diam diam google mencatat
aktivitas kita yang digunakan sebagai refrensi iklan.
+Dan sebagai catatan
iklan-iklan di media online tidak dipungut pajak
Lebih jauh beliau menjelaskan menusia
mempunyai hak untuk di lupakan, karena sangat jelas segala macam pencatatan dan
perekaman tentang data diri kita sewaktu waktu dapat berdampak buruk dikemudia
hari, yang digunakan kaum-kaum capitalism untuk keuntungannya semata. contoh paling sering kita alami adalah banyak
iklan-iklan yang mengangu aktivitas kita yang muncul tampa persetujuan kita missal
di email kita atau bahkan di smart phone kita.
Pertanyaan penting
? …
Mau jadi
penonton atau pelaku?
Mau mengambil
manfaat atau di manfaatkan?
Menjadi penentu
atau objek eksploritasi?
Postingan ini dibuat untuk memenuhi
tugas mata kuliah kapita selekta di
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Tarumanagara (FIKom UNTAR)
kelompok 3 yang berangotakan:
Frans Giovanni/915130123
Jason Montana/915130104
Robby Tirta/915130105
Roderick/915130149
Tjam Robby/915130121
Nikky/915130122