Pada
pertemuan yang dilaksanakan tanggal 13 September 2016, Bpk Irwan Julianto
selaku dosen tamu dalam mata kuliah kapita selekta menjelaskan tentang Media
Lama dan Media Baru dari sisi jurnalis. Menurut beliau yang berlatar belakang
sebagai mantan jurnalis kompas, media dibedakan menjadi 2 yaitu media
konvensional (buku,
koran/majalah, radio, televisi, film) dan new media (berbasis
internet).
Menurut
beliau media berfungsi sebagai sumber informasi, edukasi, hiburan dan membentuk
opini publik. Kontrol sosial yang lebih lazim disebut sebagai “The Fourth
Estate” atau Pilar Demokrasi Keempat dimana ini merupakan faktor pembentuk
opini.
Salah satu wujud
media baru adalah media sosial, yaitu media yang isinya diciptakan dan
didistribusikan lewat interaksi sosial (Straubhaar et al., 2012)
Saat ini
masyarakat Indonesia termasuk salah satu pengguna media sosial yang tertinggi
di dunia. Dengan adanya media sosial, media lama semakin
terkikis. Akan tetapi tidak dipungkiri di media baru juga terdapat nilai
negatif yaitu Manipolator Media yang bersifat Subjektif atau pun memihak.
Postingan ini dibuat untuk memenuhi
tugas mata kuliah kapita selekta di
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Tarumanagara (FIKom UNTAR)
kelompok 3 yang berangotakan:
Frans Giovanni/915130123
Jason Montana/915130104
Robby Tirta/915130105
Roderick/915130149
Tjam Robby/915130121
Nikky/915130122
tugas mata kuliah kapita selekta di
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Tarumanagara (FIKom UNTAR)
kelompok 3 yang berangotakan:
Frans Giovanni/915130123
Jason Montana/915130104
Robby Tirta/915130105
Roderick/915130149
Tjam Robby/915130121
Nikky/915130122

Tidak ada komentar:
Posting Komentar