Rabu, 14 September 2016

Media Lama dan Media Baru

Pada pertemuan yang dilaksanakan tanggal 13 September 2016, Bpk Irwan Julianto selaku dosen tamu dalam mata kuliah kapita selekta menjelaskan tentang Media Lama dan Media Baru dari sisi jurnalis. Menurut beliau yang berlatar belakang sebagai mantan jurnalis kompas, media dibedakan menjadi 2 yaitu media konvensional (buku, koran/majalah, radio, televisi, film) dan new media (berbasis internet).
Menurut beliau media berfungsi sebagai sumber informasi, edukasi, hiburan dan membentuk opini publik. Kontrol sosial yang lebih lazim disebut sebagai “The Fourth Estate” atau Pilar Demokrasi Keempat dimana ini merupakan faktor pembentuk opini.
Salah satu wujud media baru adalah media sosial, yaitu media yang isinya diciptakan dan didistribusikan lewat interaksi sosial (Straubhaar et al., 2012)

Saat ini masyarakat Indonesia termasuk salah satu pengguna media sosial yang tertinggi di dunia. Dengan adanya media sosial, media lama semakin terkikis. Akan tetapi tidak dipungkiri di media baru juga terdapat nilai negatif yaitu Manipolator Media yang bersifat Subjektif atau pun memihak.


Postingan ini dibuat untuk memenuhi
tugas mata kuliah kapita selekta di
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Tarumanagara (FIKom UNTAR)
kelompok 3 yang berangotakan:
Frans Giovanni/915130123
Jason Montana/915130104
Robby Tirta/915130105
Roderick/915130149
Tjam Robby/915130121
Nikky/915130122

Tidak ada komentar:

Posting Komentar